Archive for the ‘galeri video foundation’ tag

September 6th, 2009   •   Arkeologi, Featured •  

Candi, Tempat Pemakaman atau Pemujaan?

Bagi masyarakat Jawa, istilah candi dipergunakan untuk memberi istilah pada bangunan peninggalan sejarah dari jaman Hindu dan Buddha di Jawa. Istilah candi berasal dari kata Candika, yaitu salah satu nama untuk Durga sebagai Dewi Kematian. Oleh karenanya, sering muncul anggapan bahwa candi selalu berkaitan dengan kematian. Memang, berdasarkan catatan arkeologi, candi pada umumnya dibangun sebagai tempat pemakaman atau penyimpanan abu jenasah seorang raja atau tokoh tertentu. Namun tidak semua yang disebut candi merupakan tempat pemakaman. Fungsi sebagai tempat pemujaan jauh lebih menonjol dan menjadi karakteristik khas dari setiap bangunan candi.

Read more …

ShareThis

February 3rd, 2007   •   Produk Seni Budaya •  

5 Tari Tradisi oleh 5 Maestro Tari Indonesia

Bulan Desember 2006, untuk kesekian kalinya Galeri Video Foundation bekerjasama dengan Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta mendokumentasikan tari tradisi dalam format videografi. Kali ini dalam sebuah pagelaran yang menampilkan 5 orang maestro tari tradisi Indonesia. Kelima maestro tersebut adalah : Theresia Suharti (59 tahun, Yogyakarta), Theodora Retna Maruti (59 tahun, Jakarta / Surakarta), Mimi Sutini (65 tahun, Cirebon), Ida Bagus Blangsinga (78 tahun, Gianyar Bali ) dan Mbah Kari (72 tahun, Malang). Read more …

ShareThis

January 5th, 2007   •   Seniman & Budayawan •  

Ida Bagus Blangsinga, Sang Maestro Tari Bali

Sang Maestro: Ida Bagus Blangsinga (2)

Namanya adalah Ida Bagus Oka Wirjana, lahir di Blangsinga 77 tahun yang lalu. Sejak kecil belajar menari pada pamannya sendiri yaitu Ida Bagus Kompyang. Semasa kecil dia melihat Bapak Mariya menari Kebyar Duduk, di Tabanan. Sejak itu dia terdorong untuk mempelajari tarian tersebut. Read more …

ShareThis

January 4th, 2007   •   Seniman & Budayawan •  

Mimi Sutini, Sang Maestro Tari Topeng Cirebon

Sang Maestro: Mimi Sutini

Mimi Sutini bersama sejumlah seniman Jogja setelah menyajikan Tari Kelana Rahwana Gaya Kalianyar Cirebon dalam Pagelaran Sang Maestro (Desember, 2006) yang didokumentasikan oleh Jurusan Tari FSP ISI Yogyakarta bekerjasama dengan Galeri Video Foundation.

Mimi Sutini lahir di Kalianyar Cirebon pada bulan Desember 1939. Darah seni mengalir dalam dirinya dari nenek dan ibunya yaitu sebagai dalang topeng. Bahkan nenek buyutnya adalah seorang penari umbul yaitu jenis kesenian Rudat yang dibawakan oleh perempuan. Read more …

ShareThis

January 3rd, 2007   •   Seniman & Budayawan •  

Mbah Kari, Sang Maestro Tari Topeng Malang

Di pelosok sebuah desa di Kabupaten Malang, sekelompok seniman asyik berlatih tari topeng dan menabuh gamelan. Sementara yang lain dengan tekun memahat dan mengukir kayu untuk dibuat topeng. Ketekunan yang dilandasi oleh semangat pengabdian dan kesetiaan pada tradisi topeng yang diwarisi dari nenek moyangnya, merupakan ciri khas perilaku berkesenian dari para seniman desa tersebut, seniman desa Jabung. Di antara mereka yang sedang berlatih tari, tampak seorang pria lanjut usia dengan penuh semangat melatih para penari usia muda, memberikan contoh ragam-ragam gerak tari topeng Malangan versi Jabung. Beliau itulah yang dikenal dengan nama Kari atau mbah Kari, pria yang dilahirkan 70 tahun yang lalu di desa Jabung, Malang. Read more …

ShareThis