Sekaten | Jogja


Sekaten | Jogja, originally uploaded by Agus Yuniarso.

  • Wgyj

    Miris Greteh Nggrantes
    Sudah benarkah tulisan acara JJC 2010 di Banner ini..Devile klo nggak keliru kan artinya Setan: Peringatan HUT Yogya Dinilai Hanya Hura-hura REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta ke-254 pada 7 Oktober 2010 mendatang..., dinilai Dewan Kebudayaan (DK) setempat banyak menonjolkan sisi hura-hura semata. Bahkan peringatan HUT yang menelan anggaran pada APBD setempat sebesar Rp 2,050 Miliar tersebut dinilai tidak memberikan makna introspektif terhadap sejarah berdirinya kota Yogyakarta. Ketua DK Kota Yogyakarta, Drs Achmad Charis Zubair SU, mengatakan HUT Kota Yogyakarta seharusnya bukan hanya menjadi ajang untuk peringatan-peringatan yang nilainya hura-hura saja tetapi justru menjadi ajang untuk restropeksi, introspeksi, dan merancang prospek ke depan bagi Yogya sendiri. ''Jadi bukan semata-mata untuk peringatan dengan hura-hura tetapi justru bagaimana HUT ini dijadikan untuk memahami sejarah berdirinya Kota Yogyakarta, ajang mawas diri apa yang sudah dilakukan serta merancang apa-apa yang akan dilakukan bagi kota ini ke depan,'' ujarnya di Yogyakarta, Senin (4/10). Menurutnya, peringatan HUT Yogya yang dirancang dengan berbagai kegiatan termasuk //jogja java carnival// (JJC) yang menelan dana Rp 1,5 miliar tersebut tidak akan membekas pada hati masyarakat dan akan hilang maknanya begitu saja. Sebab peringatan tersebut tidak melambangkan ruh terhadap berdirinya kota Yogyakarta itu sendiri. Ketua II DK Kota Yogyakarta, Muhammad Suhud, bahkan menilai JJC yang akan digelar di sepanjang Jalan Malioboro (16/10) itupun tidak merepresentasikan Yogya sebagai Kota Budaya.Padahal kata dia, representasi Yogya sebagai kota budaya itu harusnya justru terlihat pada peringatan HUT Yogya sendiri. ''Ada beberapa tari Kraton Yogyakarta yang dinilai sakral dan hanya ditarikan di bangsal Kraton tetapi di karnaval itu tari-tari seperti beksan lawung dan srimpi ditarikan di jalanan. Apakah ini representasi Yogya sebagai Kota Budaya,'' kritiknya. Red: Budi Raharjo Rep: Yulianingsih

blog comments powered by Disqus