Archive for the ‘Heritage’ Category

January 24th, 2010   •   Heritage •  

Bertamasya ke Little Nederlands

“Little Nederland”, begitulah Kota Lama Semarang dikenal oleh kalangan orang Belanda pada masa lampau. Berlokasi di Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, dengan luas 31,25 Ha merupakan suatu kawasan yang sudah ada sejak 1705. Batas kawasan Kota Lama ialah Kali Semarang di sebelah barat, Jl. Stasiun Tawang di sebelah utara, Jl. Ronggowarsito di sebelah timur, dan Jl. H. Agus Salim di sebelah selatan. Dahulu Kota Lama yang sekarang menjadi pusat perdagangan dan Perbankan bagi Kota Semarang ini merupakan Koloni Belanda yang sangat ramai.

ShareThis

January 18th, 2010   •   Heritage, hotel •  

Hotel Grand Mercure Yogyakarta Pernah Menjadi Kantor Presiden Soekarno

Bangunan utama Hotel Grand Mercure Yogyakarta ini awalnya merupakan rumah milik seorang pengusaha asal Semarang yang dibangun pada 1918. Pada 1930, tempat ini pernah disewakan kepada seorang Belanda dan dijadikan hotel yang dinamai Splendid. Saat Jepang datang menguasai Indonesia pada tahun 1942, hotel ini pun jatuh ke tangan Jepang dan diubah namanya menjadi Hotel Yamato. Pada tahun 1945 Jepang menyerah, dan ibu kota Indonesia dipindahkan di Yogyakarta. Sejak itu kawasan hotel ini difungsikan sebagai rumah konsul China. Pada 1951, bangunan ini kembali disewakan, kali ini kepada Direktur Pariwisata dan dinamai Hotel Merdeka.

ShareThis

September 12th, 2009   •   Heritage •  

Tamansari, Eksotika Masa Lampau

Jogja: Pesanggrahan Tamansari

Pada jaman dahulu, Segaran Tamansari adalah bagian paling eksotis dari keseluruhan kompleks Pesanggrahan Tamansari. Bentuknya menyerupai kolam yang sangat luas dan dikelilingi tembok tebal pada keempat sisinya. Pada masa jayanya, Segaran berfungsi sebagai tempat memelihara ikan sekaligus arena mendayung bagi para putra dan keluarga Sultan. Read more …

ShareThis

September 12th, 2009   •   Heritage •  

Tamansari, Karya Monumental Sultan Pertama

Postcard: Gapura Hagung Tamansari, Jogja

Tamansari juga disebut sebagai watercastle, yaitu sebuah istana di atas air yang terletak di sebelah barat daya Keraton Kasultanan Yogyakarta. Pesanggrahan atau tempat peristrahatan yang juga disebut sebagai Keraton Lama ini, mulai dibangun oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1758. Sebagaimana termuat dalam Babad Mangkubumi, Sultan menunjuk Kyai Tumenggung Mangundipuro sebagai penanggung jawab gagasannya, didampingi oleh Lurah Dawelingi yang berasal dari Bugis. Sebelum proses pembangunan dimulai, Sultan sempat mengutus Tumenggung Mangundipuro ke Batavia untuk mengamati bangunan VOC yang berdiri di sepanjang Sungai Ciliwung. Read more …

ShareThis